NASIONAL
PENDIDIKAN
29 Agustus 2025
604
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Hari Pertama Desiminasi Kurikulum Berbasis Cinta di MIN 1 Rejang Lebong Berjalan Sukses
Rejang Lebong (Humas) – Hari pertama kegiatan Desiminasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong berlangsung sukses. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (27/08/2025) bertempat di salah satu ruang kelas madrasah dan diikuti oleh seluruh dewan guru.
Kegiatan desiminasi ini merupakan tindak lanjut dari workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang telah diikuti oleh perwakilan guru MIN 1 Rejang Lebong pada 20 hingga 21 Agustus 2025 lalu di MAN Rejang Lebong. Melalui kegiatan ini, materi yang telah diperoleh para peserta workshop kemudian dipaparkan kembali kepada seluruh guru agar dapat diterapkan secara menyeluruh di lingkungan madrasah.
Pada hari pertama, dua guru MIN 1 Rejang Lebong, yakni Hilda Kurniati, S.Pd.SD, dan Rolly Junizan, S.Pd, didapuk sebagai pemateri. Keduanya menyampaikan materi penting mengenai Pendidikan Inklusif di Madrasah sebagai bagian dari implementasi KBC. Dalam pemaparannya, mereka menekankan pentingnya memberikan layanan pendidikan yang adil, ramah, dan penuh kasih sayang kepada seluruh siswa tanpa terkecuali.
“Pendidikan inklusif bukan hanya tentang menerima siswa berkebutuhan khusus, tetapi bagaimana madrasah mampu menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, penuh cinta, dan menghargai setiap potensi siswa. Hal inilah yang menjadi semangat utama dari Kurikulum Berbasis Cinta,” ujar Hilda Kurniati.
Senada dengan itu, Rolly Junizan menambahkan bahwa implementasi KBC di madrasah sangat relevan dengan kondisi pendidikan saat ini. “Kurikulum Berbasis Cinta menekankan pendekatan humanis. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga pembimbing yang mengarahkan siswa dengan keteladanan dan kasih sayang. Dengan demikian, siswa dapat berkembang secara optimal baik akademik maupun akhlak,” ungkapnya.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para guru atas partisipasi aktif mereka. “Saya berharap desiminasi ini tidak hanya berhenti pada tataran pemahaman, tetapi benar-benar diwujudkan dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Kurikulum Berbasis Cinta adalah ikhtiar kita bersama untuk mencetak generasi Qur’ani yang cerdas dan berkarakter,” jelasnya.
Hari pertama desiminasi ini berjalan lancar dengan suasana yang penuh semangat dan antusiasme dari para guru. Kegiatan akan dilanjutkan dengan sesi-sesi berikutnya yang membahas materi lainnya terkait implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di MIN 1 Rejang Lebong.
(Randi Sefto Fanedi, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



