Kepala KUA Curup Timur : Jangan Sia-siakan Ramadhan .
REJANG LEBONG (HUMAS) ---- Bertemunya kita dengan Ramadhan 1445 H ini merupakan Jawaban dari doa yang selama ini kita minta kepada Allah, Sebelum Ramadhan hadir kita berdoa agar dipertemukan dengan Ramadhan, Allah kabulkan doa kita hingga saat ini kita sudah memasuki puasa yang ketiga dibulan ramadhan ini . Untuk itu jangan sampai kita sia - siakan kesempatan yang diberikan oleh Allah ini untuk meraih keutamaan serta keistimewaan yang terdapat pada bulan Ramadhan ini.(14/03).
Sambut Ramadhan dengan rasa gembira dan penuh syukur, karena Ramadhan merupakan bulan maghfirah, rahmat dan menuai pahala serta sarana menjadi orang yang muttaqin.
Demikian disampaikan oleh Hafizano, M.Hi ( Kepala KUA Curup Timur ) Saat berbincang dengan Reli Kusmanto sebagai kontributor berita KUA Kecamatan Curup Timur.
“Jangan sia-siakan Ramadhan ini, dan agar kita lebih Khusyuk dalam melaksanakan ibadah pada bulan Ramadhan ini hadirkan dalam hati kita bahwa Ramadhan ini adalah Ramadhan terakhir, dengan demikian kita tidak akan melewatkan begitu saja momen Ramadhan ini, kita berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan puasa pada siang hari dengan menahan diri dari hal - hal yang membatalkan puasa serta hal yang membatalkan pahala puasa seperti menggibah , Memandang dengan Syahwat, Adu domba dan perbuatan - perbuatan tercela lainnya yang tentu akan menghilangkan pahala puasa kita. ” Ujar Hafizano.
Hafizano juga menyampaikan, Bahwa pada malam hari kita juga memaksimalkan diri untuk melaksanakan ibadah yang wajib serta yang sunat seperti sholat tarawih , tadarus Qur'an,Zikir dan lain - lain yang semua ibadah tersebut Allah lipat gandakan pahala nya.
Terakhir hafizano juga menyampaikan bahwa Ramadhan adalah kesempatan untuk kita minta ampun kepada Allah karena Ramadhan adalah Syahru Maghfirah bulan yang penuh dengan ampunan.
“Jika Ramadahan ini dijalankan sebagaimana harusnya bulan Ramadahan, artinya banyak sekali energi positif yang dikeluarkan oleh setiap individu terhadap lingkungan sekitarnya (bumi, udara, pepohonan, lingkungan sekitar), maka secara otomatis lingkungan yang ada di sekitar kitapun akan memberi respon positif juga, seperti halnya air menangkap respon dari lingkungan sekitarnya, dengan demikian Ramadhan dinamakan bulan berkah (bulan penuh kebaikan) sangat logis dan masuk akal, mari kita jadikan Ramadhan sebagimana seharusnya Ramadahan sehingga banyak memberikan energi positif bagi ligkungaan sekitar,” sebutnya.
Pada kesempatan tersebut Hafizano juga mengimbau umat Islam agar dapat memanfaatkan momen Ramadhan ini dengan sungguh - sungguh beribadah sehingga Ramadhan tahun ini tidak sia - sia dan diakhir ramadhan kita semua akan menjadi manusia - manusia yang bertaqwa.
(Reli Kusmanto/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : KUA Curup Timur #Ramadhan Karim
From : KUA Curup Timur

.jpg)
.jpg)
