Penutupan Penataran Penceramah Rohani, Kemenag RL Dukung Pembinaan Spiritual Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG
Rejang Lebong (HUMAS) ---- Dalam sebuah momentum yang sarat makna, Kepala Kantor Kementerian Agama Rejang Lebong, H. Lukman, S.Ag., M.H, turut hadir dalam penutupan Penataran Penceramah Rohani bagi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG (Satgas Pamtas RI-PNG) Batalyon Infanteri 144 / JY. Acara ini dilangsungkan dalam rangka Lator Proglatsiapos yang digelar selama seminggu, mulai dari tanggal 07 hingga 15 Maret 2024.(18/03).
Satgas Pamtas RI-PNG, sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI di perbatasan Papua, telah menjalani serangkaian pelatihan, termasuk penataran penceramah rohani. Kehadiran H. Lukman dalam penutupan acara ini menegaskan dukungan dan apresiasi yang tinggi dari Kementerian Agama terhadap upaya-upaya pembinaan spiritual para prajurit yang bertugas di daerah konflik.
Dalam sambutannya, Komandan Satgas Pamtas, Mayor Inf. Eko Siswanto, menyampaikan harapannya bahwa penataran ini akan menjadi bekal berharga bagi para prajurit dalam menjalankan tugas di Papua. "Semoga dengan dilakukannya penataran penceramah rohani selama ini akan menjadi modal dan bekal bagi Satgas Pamtas Statis RI-PNG Batalyon Infanteri 144 / JY ini selama di Papua nanti," ujarnya.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Rejang Lebong mengapresiasi acara penataran penceramah rohani ini. Ia menyatakan harapannya agar kegiatan tersebut dapat menjadi modal dan bekal bagi Satgas Pamtas Statis RI-PNG Batalyon Infanteri 144 / JY selama bertugas di Papua.
Acara penutupan tersebut tidak hanya diwarnai dengan kata-kata motivasi, namun juga dengan momen kebersamaan. Mayor Inf. Eko Siswanto turut membagikan kenang-kenangan kepada Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong dan mengabadikan momen tersebut dalam sebuah foto bersama para prajurit TNI.
Kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Rejang Lebong dalam acara ini menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk mendukung upaya-upaya pembinaan spiritual dalam lingkungan TNI, sekaligus mengingatkan bahwa penegakan kedaulatan tidak hanya bergantung pada kekuatan fisik, tetapi juga pada kekuatan spiritual yang kokoh.
Hastag :
From : Kemenag

.jpg)
.jpg)
