NASIONAL
PENDIDIKAN
08 September 2025
1103
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Kepala MIN 1 Rejang Lebong Pantau Langsung Pelaksanaan Gladi Bersih ANBK Hari Pertama
Rejang Lebong (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, memantau langsung pelaksanaan gladi bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) hari pertama yang digelar pada Senin (08/09/2025) di ruang guru madrasah. Gladi bersih ini menjadi langkah awal penting dalam memastikan kesiapan siswa maupun perangkat teknis sebelum menghadapi pelaksanaan ANBK yang sesungguhnya.
Pelaksanaan gladi bersih diikuti oleh 30 siswa kelas 5 yang dibagi ke dalam dua sesi, dengan masing-masing sesi diikuti oleh 15 siswa. Pada hari pertama, siswa mengerjakan soal literasi dan survei karakter. Seluruh proses berlangsung tertib dan lancar, dengan siswa tampak serius dan antusias mengikuti setiap tahapan asesmen.
Mufidatul Chairi menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama semua pihak dalam menyukseskan kegiatan ini. “Gladi bersih ini merupakan bagian penting dari persiapan ANBK. Alhamdulillah pelaksanaan hari pertama berjalan lancar, siswa tampak fokus dan serius. Kami berharap gladi bersih ini dapat memberikan gambaran nyata bagi siswa sehingga mereka lebih siap menghadapi asesmen yang sesungguhnya,” ujar Mufidatul.
Dalam kegiatan tersebut, operator sekaligus proktor ANBK MIN 1 Rejang Lebong, Viona Deranti, turut mengawal jalannya asesmen agar tidak mengalami kendala teknis. Ia menjelaskan bahwa gladi bersih ini telah dipersiapkan dengan matang. “Alhamdulillah, hari pertama gladi bersih ANBK berjalan dengan baik, tidak ada kendala teknis yang berarti. Siswa terlihat fokus dalam menjawab soal, terutama pada literasi dan survei karakter. Gladi bersih ini penting untuk melatih kesiapan mereka baik secara teknis maupun mental,” ungkap Viona.
Lebih lanjut, Viona menambahkan bahwa ANBK bukan hanya sekadar ujian akademik. “Dalam asesmen ini, siswa tidak hanya diuji dari sisi literasi, tetapi juga bagaimana mereka memahami, menganalisis masalah, serta menunjukkan sikap sesuai karakter yang diharapkan. Hal ini tentu sangat bermanfaat untuk melihat sejauh mana perkembangan kemampuan berpikir kritis mereka,” imbuhnya.
Salah satu peserta, Vanesha, mengaku senang bisa mengikuti gladi bersih ANBK meskipun soal yang dikerjakan cukup menantang. “Saya sangat antusias mengikuti ANBK ini, meskipun baru gladi bersih. Saya berusaha membaca soal dengan teliti dan tidak terburu-buru agar bisa menjawab dengan benar. Soalnya cukup sulit, tapi saya merasa senang bisa ikut serta,” ujarnya dengan semangat.
Selain itu, guru pendamping ANBK, Rolly Junizan, S.Pd, juga menegaskan pentingnya gladi bersih sebagai bentuk simulasi nyata sebelum pelaksanaan asesmen nasional. “Gladi bersih ini bukan sekadar uji coba perangkat, tetapi juga melatih kesiapan mental siswa. Kami ingin memastikan mereka terbiasa dengan suasana ujian berbasis komputer sehingga saat hari H nanti mereka lebih tenang, percaya diri, dan siap menghadapi soal-soal dengan baik,” jelas Rolly.
Dengan lancarnya pelaksanaan gladi bersih hari pertama ini, diharapkan siswa MIN 1 Rejang Lebong semakin percaya diri dan siap menghadapi asesmen nasional. Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen madrasah dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas serta menyiapkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat.
(Randi Sefto Fanedi, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



