Ketua Bawaslu Rejang Lebong Ikut Meriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H Bersama Santri Darul Ma’arif NU
Rejang Lebong (HUMAS) – Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU semakin semarak dengan hadirnya Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Rejang Lebong, Ahmad Ali, S.Pd.I., S.P. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antara tokoh masyarakat, santri, dan lembaga pendidikan Islam.(08/09/25)
Acara yang diikuti ratusan jamaah, santri, dewan guru, serta masyarakat sekitar ini berlangsung penuh khidmat. Peringatan Maulid Nabi yang dikemas dalam bentuk Darul Ma’arif Bershalawat menghadirkan lantunan shalawat, ceramah agama, dan istighosah bersama.
Dalam kehadirannya menyampaikan ketika diwawancarai, Ahmad Ali menyampaikan rasa syukurnya dapat hadir di tengah keluarga besar Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU. Ia menekankan bahwa memperingati Maulid Nabi bukan hanya ritual tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat nilai spiritual, persatuan, dan kebersamaan.
“Kehadiran saya di sini adalah wujud kecintaan kita semua kepada Rasulullah SAW. Kegiatan Maulid Nabi ini bukan hanya untuk mengenang kelahiran Nabi, tetapi juga sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah. Saya sangat mengapresiasi peran pesantren dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus membentuk generasi muda yang berakhlakul karimah,” ujar Ahmad Ali.
Selain itu, Ahmad Ali juga menyampaikan komitmen Bawaslu dalam meningkatkan perannya di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pesantren.
“Bawaslu tidak hanya hadir saat pemilu, tetapi juga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi politik yang sehat. Pesantren adalah tempat lahirnya generasi penerus bangsa, sehingga sangat tepat bagi Bawaslu untuk ikut berkontribusi memberikan pemahaman demokrasi yang berkeadilan, jujur, dan bermartabat. Dengan demikian, santri dapat mengambil bagian dalam menjaga demokrasi di Indonesia,” tambah Ahmad Ali.
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU, Dr. Ky. Mabrur Syah, S.Pd.I, S.IPI, M.H.I, menyambut baik kehadiran Ketua Bawaslu dalam kegiatan tersebut.
“Kami sangat bersyukur atas kehadiran beliau. Ini menunjukkan bahwa pesantren bukan hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi bagi berbagai kalangan. Semoga ke depan sinergi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat,” ungkap Dr. Ky. Mabrur Syah.
Sementara itu, Kepala Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU, Dedi Priyanto, S.E., menegaskan bahwa kehadiran Ketua Bawaslu menjadi inspirasi bagi para santri untuk semakin memahami pentingnya integritas, baik dalam kehidupan sosial maupun dunia demokrasi.
“Kami menyambut baik kedatangan Ketua Bawaslu. Santri tidak hanya belajar ilmu agama dan akademik, tetapi juga harus melek terhadap nilai-nilai kebangsaan dan demokrasi yang sehat. Kehadiran beliau menjadi motivasi agar santri mampu menjaga kejujuran, disiplin, serta berkontribusi dalam membangun masyarakat yang beradab dan bermartabat,” terang Dedi Priyanto.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pesantren memiliki peran penting sebagai jembatan antara dunia pendidikan, masyarakat, dan berbagai elemen bangsa. Dengan semangat cinta Rasulullah, Maulid Nabi 1447 H di Rejang Lebong berjalan penuh keberkahan dan kebersamaan.
(Amanatus Saniah/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #MaulidNabi1447H #DarulMaarifBershalawat #SantriDarulMaarif #BawasluRejangLebong #DemokrasiPesantren #PesantrenNU #CintaRasulullah
From : MA Darul Maarif NU


.jpg)
.jpg)