MAN Rejang Lebong Sambut Mahasiswa PPL IAIN Curup Tahun 2025
Rejang Lebong (HUMAS) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rejang Lebong resmi menerima kehadiran mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari Fakultas Tarbiyah IAIN Curup. Program ini dilaksanakan mulai 8 September hingga 8 Desember 2025, sesuai dengan surat resmi penugasan bernomor B-646/Kk.07.03.2/PP.00/08/2025 tertanggal 27 Agustus 2025. (08/09/25)
Kegiatan PPL ini merupakan bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan madrasah dalam mempersiapkan generasi pendidik yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Sebanyak 12 mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Curup telah resmi ditempatkan di MAN Rejang Lebong. Mereka berasal dari berbagai program studi, di antaranya Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), serta Tadris Bahasa Inggris (TBING).
Nama-nama mahasiswa yang menjalani PPL adalah:
- Ananda Fitria – TBIN
- Andika Putra Pratama – BKPI
- Niken Shalasabil – PBA
- Ratih Fenta Ayu – MPI
- Yuni Salpiya – MPI
- Andi Putra Cahya – PAI
- Agnesya Kirani – PAI
- Anggi Sationa – PAI
- Anggi Stefani – PAI
- Dewi Aqilah – PAI
- Leza Melika – TBIN
- Wulan Dari – PAI
Mereka akan berada di bawah bimbingan Dr. Raffa Arcanita, M.Pd.I, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dengan dukungan penuh dari para guru MAN Rejang Lebong.
Kepala MAN Rejang Lebong, Yusrijal, menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa PPL memberikan manfaat yang sangat besar, baik bagi mahasiswa maupun pihak madrasah.
“Kami menyambut mahasiswa PPL IAIN Curup dengan penuh rasa syukur dan bangga. Kehadiran mereka akan menjadi kesempatan berharga untuk belajar langsung dari dunia nyata pendidikan. Selain itu, kami berharap praktik ini dapat menumbuhkan jiwa profesionalisme, tanggung jawab, serta inovasi dalam mengajar,” ungkap Yusrijal.
Beliau juga menegaskan bahwa MAN Rejang Lebong akan memberikan pendampingan maksimal agar mahasiswa mampu beradaptasi dan berkembang selama program berlangsung.
Selain Kepala Madrasah, hadir pula Lilis Suryani, Wakil Kepala Bidang Akademik, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara dosen, guru, dan mahasiswa PPL.
“Program ini adalah sarana penguatan akademik. Mahasiswa bukan hanya belajar mengajar, tetapi juga belajar tentang administrasi pendidikan, evaluasi pembelajaran, serta strategi menghadapi dinamika siswa di kelas. Kami akan mendampingi mereka dengan penuh tanggung jawab,” jelas Lilis.
Sementara itu, Hernedi, Wakil Kepala Bidang Humas, menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa PPL juga memberi manfaat bagi hubungan eksternal madrasah.
“Mahasiswa PPL biasanya membawa semangat dan ide-ide baru. Kehadiran mereka akan memperkuat citra MAN Rejang Lebong sebagai madrasah yang terbuka terhadap kolaborasi dan inovasi pendidikan,” kata Hernedi.
Selama tiga bulan, mahasiswa PPL akan mengikuti serangkaian kegiatan, mulai dari observasi kelas, praktik mengajar, hingga keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler dan organisasi siswa. Dengan pola tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menerapkan ilmu dalam situasi nyata.
Wali kelas, guru mata pelajaran, dan pembina OSIM turut mendampingi mahasiswa untuk memastikan mereka mendapat pengalaman menyeluruh, baik akademik maupun non-akademik.
Program PPL di MAN Rejang Lebong diharapkan mampu melahirkan calon guru yang kompeten, berakhlak mulia, serta mampu berinovasi dalam dunia pendidikan. Melalui pengalaman langsung ini, mahasiswa dapat memahami tantangan nyata yang dihadapi tenaga pendidik sekaligus menemukan solusi kreatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Kegiatan PPL ini akan ditutup pada 8 Desember 2025 dengan sesi evaluasi dan refleksi bersama antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan pihak madrasah.
(Wajdi/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : manrl
From : MAN Rejang Lebong


.jpeg)
