18 Siswa MAN Rejang Lebong Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025
Rejang Lebong (HUMAS) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rejang Lebong kembali menorehkan kebanggaan dengan mengirimkan sebanyak 18 peserta didik terbaik untuk mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025. Ajang bergengsi tingkat nasional yang akan digelar pada 9 September 2025 ini menjadi momentum penting dalam menunjukkan kualitas pendidikan madrasah sekaligus mengasah kemampuan akademik generasi muda.(09/09/25)
Keikutsertaan siswa MAN Rejang Lebong dalam OMI 2025 tidak lepas dari persiapan yang matang dan dukungan penuh seluruh warga madrasah. Selama beberapa bulan terakhir, para peserta menjalani pembinaan intensif bersama guru pendamping, serta mendapat arahan langsung dari pimpinan madrasah.
Kepala MAN Rejang Lebong, Yusrijal, mengungkapkan rasa syukurnya atas semangat dan keseriusan para siswa dalam mengikuti rangkaian persiapan OMI. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya tentang kompetisi, melainkan juga sebagai sarana pembelajaran dan pengalaman berharga bagi peserta didik.
“Alhamdulillah, anak-anak kita sudah berjuang keras dalam persiapan. Mereka mengikuti latihan rutin, simulasi soal, hingga pembinaan karakter agar siap secara akademik maupun mental. Kami optimis, dengan tekad yang kuat, siswa MAN Rejang Lebong dapat bersaing dengan peserta lain dari seluruh Indonesia,” ujar Yusrijal.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa partisipasi dalam OMI 2025 juga menjadi bukti nyata bahwa madrasah mampu melahirkan generasi unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global.
Dukungan penuh juga datang dari Lilis Suryani, selaku Wakil Kepala Bidang Akademik MAN Rejang Lebong. Ia menegaskan bahwa madrasah terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas dengan menyeimbangkan aspek akademik, karakter, dan keterampilan.
“Kami tidak hanya menyiapkan peserta dari sisi pengetahuan, tetapi juga membina mereka agar memiliki sikap percaya diri, sportivitas, dan daya juang. Ajang Olimpiade Madrasah Indonesia ini adalah ruang belajar nyata untuk menumbuhkan mental kompetitif dan kebanggaan sebagai siswa madrasah,” tutur Lilis.
Menurutnya, keterlibatan siswa dalam ajang nasional seperti OMI juga memberikan motivasi bagi peserta didik lain agar terus meningkatkan prestasi di bidang akademik maupun non-akademik.
Persiapan teknis juga tidak kalah penting. Iqbla, Proktor MAN Rejang Lebong, berperan memastikan seluruh tahapan administrasi, uji coba sistem, dan kesiapan teknologi berjalan sesuai standar yang ditetapkan panitia pusat.
“Selain kemampuan akademik, kesiapan teknis juga sangat menentukan. Kami terus berkoordinasi agar semua berjalan lancar pada saat pelaksanaan OMI 2025. Dukungan guru pembina dan doa dari seluruh pihak menjadi energi besar bagi peserta,” jelas Iqbla.
Guru-guru pembina pun turut aktif mendampingi siswa dalam menghadapi berbagai simulasi soal, diskusi materi, serta bimbingan khusus sesuai bidang lomba yang diikuti.
Para peserta didik yang terpilih pun menyatakan antusiasme mereka. Salah satu siswa mengungkapkan bahwa kesempatan mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia merupakan pengalaman berharga yang tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga melatih kepercayaan diri.
“Kami merasa bangga bisa mewakili MAN Rejang Lebong di ajang nasional. Ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa siswa madrasah juga mampu berprestasi. Semoga usaha kami berbuah manis dan dapat membawa pulang prestasi terbaik,” ungkap salah seorang peserta penuh semangat.
Semangat kebersamaan antar peserta menjadi modal utama dalam menjaga motivasi. Dengan saling mendukung, mereka optimis bisa memberikan yang terbaik untuk madrasah, orang tua, dan daerah Rejang Lebong.
Selain pembinaan internal, dukungan dari orang tua, teman sebaya, serta seluruh warga madrasah menjadi faktor penting dalam membangun rasa percaya diri siswa. Doa dan motivasi yang diberikan semakin memperkuat tekad peserta menghadapi OMI 2025.
Yusrijal selaku kepala madrasah menegaskan bahwa keterlibatan semua pihak adalah bentuk nyata dari sinergi positif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. “Inilah kekuatan madrasah, yaitu kebersamaan. Dengan dukungan semua pihak, kami yakin anak-anak mampu meraih hasil yang gemilang,” ujarnya.
Dengan persiapan matang, dukungan penuh, dan semangat juang tinggi, MAN Rejang Lebong menargetkan dapat meraih prestasi membanggakan dalam OMI 2025. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menorehkan hasil positif bagi para peserta, tetapi juga menjadi motivasi untuk siswa lain agar terus berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik.
MAN Rejang Lebong berkomitmen terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan relevan dengan tantangan zaman. Partisipasi dalam Olimpiade Madrasah Indonesia 2025 adalah salah satu langkah nyata dalam mewujudkan visi madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia
(Wajdi/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : manrl
From : MAN Rejang Lebong


.jpg)
.jpg)