NASIONAL
PENDIDIKAN
09 September 2025
92
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Kasi Pendidikan Madrasah Ingatkan Pentingnya Gladi Bersih ANBK Saat Monitoring di MIN 1 Rejang Lebong
Rejang Lebong (Humas) – Kesiapan menghadapi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) terus dimatangkan oleh Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong. Hal ini tampak dari pelaksanaan gladi bersih ANBK yang berlangsung selama dua hari, mulai Senin (08/09/2025) hingga Selasa (09/09/2025). Kegiatan yang dilaksanakan di ruang guru tersebut diikuti oleh 30 siswa sebagai peserta utama.
Monitoring langsung juga dilakukan oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Adrihadi, S.Ag., M.H. Kehadirannya memberikan arahan sekaligus penguatan bagi pihak madrasah agar ANBK yang sebenarnya dapat berjalan dengan lancar. “Gladi bersih ini penting sekali sebagai persiapan teknis maupun mental siswa. Pastikan semua perangkat, jaringan internet, dan kondisi peserta dalam keadaan baik, sehingga saat pelaksanaan nanti tidak ada kendala,” tegas Adrihadi saat memberikan pengarahan.
Pada hari kedua pelaksanaan, sebanyak 15 siswa mengikuti sesi dengan materi numerasi dan survei lingkungan belajar. Para siswa tampak antusias dan serius dalam menyelesaikan soal-soal yang diberikan melalui perangkat komputer. Menurut pihak madrasah, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam beradaptasi dengan sistem asesmen berbasis teknologi.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan maksimal, baik dari segi sarana prasarana maupun pembekalan kepada siswa. “Kami menyiapkan gladi bersih ini sebaik mungkin, mulai dari perangkat komputer, jaringan, hingga pendampingan guru. Harapannya, saat ANBK resmi berlangsung pada 22 hingga 25 September 2025 mendatang, siswa kami sudah lebih siap dan pelaksanaannya berjalan lancar,” ungkapnya.
Selain kesiapan teknis, pihak madrasah juga memperhatikan kesiapan mental siswa. Guru-guru memberikan motivasi dan membimbing siswa agar tidak merasa tertekan menghadapi soal numerasi maupun literasi. Hal ini sejalan dengan tujuan ANBK yang tidak hanya menilai capaian akademik, tetapi juga aspek kompetensi berpikir kritis, logis, dan keterampilan memecahkan masalah.
Adrihadi menambahkan, kegiatan monitoring ini juga menjadi sarana evaluasi bagi pihak Kementerian Agama dalam memastikan kesiapan madrasah di Kabupaten Rejang Lebong. “Kami ingin semua madrasah benar-benar siap, sehingga ANBK dapat menjadi cerminan kualitas pendidikan kita. Jika gladi berjalan lancar, insyaAllah pelaksanaan nanti juga akan sukses,” pungkasnya.
Dengan adanya gladi bersih ini, MIN 1 Rejang Lebong berharap dapat memberikan hasil terbaik pada ANBK 2025 sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Rejang Lebong.
(Randi Sefto Fanedi, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1


.jpg)
.jpg)