Terapkan Metode Belajar Berkelompok, Pembelajaran PKN MTs Muhammadiyah Curup Lebih Interaktif
Rejang Lebong (HUMAS) – Suasana belajar di MTs Muhammadiyah Curup hari ini, terasa lebih dinamis. Guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) menerapkan metode belajar berkelompok yang membuat siswa-siswi lebih aktif dan interaktif.(11/09)
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran, sekaligus melatih keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Dalam sesi pembelajaran kali ini, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk mendiskusikan hak dan kewajiban warga negara, pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, atau studi kasus tentang nilai-nilai Pancasila.
Setiap kelompok terlihat serius berdiskusi, saling bertukar pendapat, dan membantu teman sekelompoknya yang mengalami kesulitan. Guru berperan sebagai fasilitator, berkeliling dari satu kelompok ke kelompok lain untuk memberikan bimbingan dan memastikan diskusi berjalan efektif.
Salah satu siswa, Bapak M. Amin, M.H., menyatakan bahwa ia lebih nyaman belajar dengan cara ini. "Belajar kelompok lebih seru dan mudah dipahami. Kami bisa langsung tanya ke teman kalau ada yang tidak mengerti," ujarnya.
Guru PKn, Bapak M. Amin, M.H., menjelaskan bahwa metode ini sangat efektif. "Belajar berkelompok tidak hanya meningkatkan hasil akademik, tetapi juga menumbuhkan rasa kekompakan dan empati. Siswa belajar untuk menghargai pendapat orang lain dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama," katanya.
Dengan penerapan metode belajar berkelompok ini, MTs Muhammadiyah Curup terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang inovatif dan menyenangkan, sehingga siswa tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga keterampilan sosial dan nilai-nilai kebangsaan yang sangat berguna di masa depan.
(M RAGA YUSUF /Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #MTsmuhammadiyahcurup
From : MTs Muhammadiyah

.jpg)
.jpg)
