DAERAH
UMUM
12 September 2025
95
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
MIN 1 Rejang Lebong Takziah ke Rumah Duka, Wujud Empati dan Solidaritas
Rejang Lebong (Humas) – Suasana duka menyelimuti keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong atas wafatnya Yoso Sugito Bin Matkahat, ayah dari Ibu Sri Sundari, S.Pd, salah satu guru MIN 1 Rejang Lebong. Almarhum meninggal dunia pada Kamis (11/09/2025). Sebagai bentuk empati dan solidaritas, jajaran dewan guru dan staf MIN 1 Rejang Lebong melaksanakan kunjungan takziah ke rumah duka yang berlokasi di Kelurahan Dwi Tunggal pada Jumat (12/09/2025).
Kunjungan takziah ini dihadiri oleh Kepala Madrasah, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, bersama para guru dan tenaga kependidikan. Kehadiran rombongan di rumah duka menjadi wujud kepedulian madrasah terhadap keluarga besar guru yang sedang berduka. Suasana haru menyelimuti kegiatan tersebut, terlihat dari raut wajah para guru yang ikut merasakan kehilangan mendalam.
Dalam kesempatan itu, Kepala Madrasah menyampaikan ungkapan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. “Kami mewakili keluarga besar MIN 1 Rejang Lebong menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ayahanda dari Ibu Sri Sundari. Semoga almarhum diampuni segala dosa-dosanya dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Mufidatul dengan penuh empati.
Sri Sundari, S.Pd, yang didampingi anggota keluarganya, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Kepala Madrasah dan seluruh rekan guru yang telah hadir memberikan doa dan dukungan kepada kami. Kehadiran bapak dan ibu guru menjadi penguat bagi keluarga kami di tengah musibah ini,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Kegiatan takziah ini ditutup dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Jumadi, S.Pd.I selaku Koordinator Bidang Keagamaan MIN 1 Rejang Lebong. Dalam doanya, ia memohonkan ampunan dan rahmat untuk almarhum serta keteguhan hati bagi keluarga yang ditinggalkan. “Semoga Allah SWT menerima amal ibadah almarhum, mengampuni dosa-dosanya, dan memberikan kekuatan kepada keluarga untuk ikhlas dan sabar,” ujar Jumadi.
Melalui kegiatan takziah ini, MIN 1 Rejang Lebong berharap dapat terus menumbuhkan rasa kebersamaan, empati, dan kepedulian antarwarga madrasah. Kunjungan semacam ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkuat ikatan emosional antara guru, staf, dan keluarga besar madrasah.
(Randi Sefto Fanedi, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



.jpg)