NASIONAL
PENDIDIKAN
18 September 2025
231
(Wajdi/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : manrl
From : MAN Rejang Lebong
Tujuh Peserta Lolos Seleksi PPPK Paruh Waktu di MAN Rejang Lebong: Penguatan Layanan Tata Usaha untuk Wujudkan Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia
Rejang Lebong
(HUMAS) ---- MAN Rejang Lebong kembali menorehkan capaian penting dalam upaya penguatan layanan pendidikan. Berdasarkan pengumuman resmi Panitia Seleksi Nasional (Panselnas), sebanyak tujuh peserta dinyatakan lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu untuk formasi Urusan Tata Usaha MAN Rejang Lebong di bawah naungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu. (18/09)
Adapun tujuh peserta yang dinyatakan lolos tersebut yakni:
1. Junaidi – Pengelola Umum Operasional
2. Wahyu Jang Jaya – Operator Layanan Operasional
3. Deri Afriansyah – Operator Layanan Operasional
4. Sopyan Sori – Operator Layanan Operasional
5. Anton Gustian – Operator Layanan Operasional
6. Melda – Operator Layanan Operasional
7. Hendio Septinaldo – Petugas Layanan Operasional
Ketujuh nama tersebut merupakan bagian dari daftar resmi yang diumumkan oleh Panselnas pada alokasi formasi PPPK paruh waktu tahun 2025 untuk unit kerja MAN Rejang Lebong, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.
Kepala MAN Rejang Lebong, Yusrijal, menyambut gembira hasil seleksi ini. Ia menegaskan bahwa kelulusan tenaga PPPK paruh waktu akan membawa angin segar bagi penguatan layanan tata usaha dan operasional madrasah.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan menyambut baik hasil seleksi PPPK paruh waktu ini. Ini akan memperkuat lini tata usaha, sehingga seluruh kegiatan administrasi dan operasional madrasah dapat berjalan lebih tertata, cepat, dan profesional,” ujar Yusrijal saat ditemui di ruang kerjanya.
Ia menambahkan bahwa selama ini beban kerja tata usaha di MAN Rejang Lebong cukup tinggi karena mendukung berbagai layanan pendidikan, administrasi kepegawaian, sarana prasarana, hingga kegiatan kesiswaan. Dengan hadirnya tujuh tenaga baru ini, diharapkan pelayanan madrasah dapat semakin optimal.
“Kami ingin seluruh tenaga pendidik dan kependidikan bisa fokus meningkatkan mutu pembelajaran, tanpa terlalu terbebani oleh urusan teknis administratif. Karena itu, tambahan tenaga ini sangat strategis untuk menunjang kelancaran roda organisasi madrasah,” imbuhnya.
Selain itu, Yusrijal menegaskan bahwa kelulusan tenaga PPPK paruh waktu ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia. Dengan dukungan SDM yang kompeten dan layanan tata usaha yang efektif, madrasah diyakini akan semakin mampu bersaing di era transformasi pendidikan saat ini.
“Madrasah harus mampu menjawab tantangan zaman. Bukan hanya unggul dalam hal akademik, tetapi juga dalam manajemen layanan. Kami ingin memastikan bahwa MAN Rejang Lebong hadir sebagai madrasah modern yang siap melayani kebutuhan generasi masa depan,” pungkasnya.
Dengan kelulusan tujuh peserta PPPK paruh waktu ini, MAN Rejang Lebong resmi menambah semangat baru dalam jajaran staf tata usaha dan layanan operasionalnya. Ke depan, madrasah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan internal, transparansi administrasi, serta efisiensi manajemen agar seluruh kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal dan terarah.
Dengan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya kerja yang lebih produktif, profesional, dan kolaboratif, sekaligus menjadi bukti bahwa madrasah siap melangkah maju menghadapi persaingan global pendidikan yang semakin dinamis.
Hastag : manrl
From : MAN Rejang Lebong

.jpg)
.jpg)
