KUA Binduriang Gelar Penyuluhan di MT Nurul Huda Air Apo: Mengingat Kematian untuk Tingkatkan Keimanan
Rejang Lebong (Humas) – Penyuluh Agama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Binduriang Zulkarnain, S. Ag, mengadakan kegiatan bimbingan penyuluhan keagamaan di Majelis Taklim Nurul Huda, Desa Air Apo, pada Senin (26/9). Kegiatan ini mengangkat tema "Mengingat Kematian Sebagai Bekal Menuju Kehidupan Akhirat" dan diikuti oleh puluhan ibu-ibu anggota majelis taklim serta warga sekitar.
Penyuluhan dipimpin langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Binduriang, Zulkarnain, S. Ag, yang menyampaikan pentingnya memperbanyak mengingat kematian (dzikrul maut) sebagai sarana untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbaiki amal perbuatan.
“Rasulullah SAW bersabda, perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian. Karena dengan mengingat mati, hati akan menjadi lebih lembut, dan kita akan lebih berhati-hati dalam menjalani hidup,” tutur Zulkarnain dalam tausiyahnya.
Dalam ceramahnya, beliau juga menekankan bahwa kematian adalah sesuatu yang pasti dan tidak mengenal usia maupun keadaan. Oleh karena itu, setiap Muslim hendaknya selalu mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal saleh, menjaga salat, memperbaiki hubungan antar sesama, serta menjauhi perbuatan maksiat.
Peserta kegiatan terlihat sangat antusias mengikuti penyuluhan. Banyak dari mereka yang mengaku merasa tersentuh dan termotivasi untuk lebih memperbaiki diri setelah mengikuti ceramah tersebut.
Ibu Atik, salah satu anggota Majelis Taklim Nurul Huda, menyampaikan kesan mendalam setelah mengikuti kegiatan ini.
“Ceramah tadi sangat menyentuh hati. Kami diingatkan kembali bahwa hidup di dunia ini hanya sementara. Kami jadi termotivasi untuk lebih giat beribadah dan memperbanyak istighfar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Nurul Huda, Ibu Sulastri, menyampaikan terima kasih kepada pihak KUA Binduriang yang telah berkenan hadir dan memberikan bimbingan rohani kepada masyarakat Desa Air Apo.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan, karena sangat bermanfaat bagi pembinaan spiritual masyarakat, khususnya kaum ibu,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan harapan agar seluruh peserta dapat mengambil pelajaran dan mengamalkan pesan-pesan keagamaan yang telah disampaikan dalam kehidupan sehari-hari.
(Diana Erlina/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #penyuluhagamasiapbergerak
From : KUA Binduriang



