Selesaikan MOOC Pintar, Guru MIN 1 Rejang Lebong Siap Wujudkan Madrasah Berinovasi
REJANG LEBONG (HUMAS) --- Guru
MIN 1 Rejang Lebong, Randi Sefto Fanedi, S.Pd., berhasil menyelesaikan
Pelatihan Berbagi Cerita Inovasi Madrasah Angkatan VIII yang diselenggarakan
secara daring melalui platform Massive Open Online Course (MOOC) Pintar.
Pelatihan ini merupakan program dari Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya
Manusia Pendidikan dan Keagamaan Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan
Sumber Daya Manusia Kementerian Agama.
Kegiatan pelatihan berlangsung
selama lima hari, mulai 14 hingga 18 September 2025, dengan total 20 jam
pelatihan. Materi yang disampaikan mencakup Manajemen Berbasis Madrasah,
Analisis 8 Standar Nasional Pendidikan, Konsep Inovasi Madrasah, Benchmarking
Madrasah Hebat, hingga Penyusunan Rancangan Program Inovasi Madrasah. Melalui
pelatihan ini, peserta diharapkan mampu merancang program inovasi yang dapat
diterapkan di satuan pendidikan masing-masing.
Saat ditemui di ruang kerjanya
pada Selasa (30/09), Randi menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang
diberikan untuk mengikuti pelatihan ini. “Saya merasa mendapatkan banyak ilmu
baru yang sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan madrasah. Pelatihan ini
membuka wawasan saya mengenai pentingnya inovasi dalam manajemen dan
pembelajaran di madrasah,” ujarnya.
Randi juga menambahkan bahwa
dirinya siap mengimplementasikan hasil pelatihan di lingkungan MIN 1 Rejang
Lebong. “Ke depan, saya akan berupaya merancang program-program inovasi yang
dapat meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah kami. Dengan dukungan kepala
madrasah dan rekan-rekan guru, saya optimis program ini dapat berjalan dengan
baik,” tambahnya.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong,
Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, turut memberikan apresiasi atas partisipasi
dan pencapaian Randi dalam mengikuti pelatihan ini. “Kami sangat mendukung
guru-guru yang terus meningkatkan kompetensi profesionalnya. Semoga ilmu yang
diperoleh dapat diterapkan secara nyata sehingga membawa dampak positif bagi
kemajuan madrasah,” ujar Mufidatul.
Dengan selesainya pelatihan ini, MIN 1 Rejang Lebong semakin menegaskan komitmennya untuk menjadi madrasah yang inovatif dan berdaya saing. Partisipasi guru dalam program pengembangan kompetensi diharapkan dapat menjadi pemicu lahirnya berbagai inovasi yang bermanfaat bagi siswa, guru, dan masyarakat sekitar.
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



