Penyuluh Agama Gelar Penyuluhan di Masjid Akbar Desa Periang, Bahas Thaharah (Haid)
REJANG LEBONG (HUMAS) ---Tiga
orang penyuluh agama dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindang Beliti
Ilir mengadakan kegiatan penyuluhan keagamaan di Masjid Akbar, Desa Periang.
Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari
masyarakat setempat, khususnya para ibu-ibu dan remaja putri.
Penyuluhan yang berlangsung
pada hari Selasa (30/9) tersebut menghadirkan para penyuluh agama
berpengalaman, yakni Ibu Effi Eriyanti, S.Sos, Ibu Saleha, S.Sos, dan Ibu Tutik
Nurhidayati, S.Sos. Ketiganya merupakan penyuluh aktif dari KUA Kecamatan
Sindang Beliti Ilir yang saat ini dipimpin oleh Bapak Kendradinam, M.H.I.
Adapun tema penyuluhan kali ini
adalah "Thaharah: Memahami Haid dalam Perspektif Islam",
yang bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya menjaga
kebersihan diri, khususnya dalam kondisi haid, sesuai dengan tuntunan syariat
Islam.
Dalam penyampaian materinya,
Ibu Effi Eriyanti menekankan pentingnya edukasi dini tentang haid, terutama
kepada remaja putri. “Banyak anak-anak kita yang belum memahami kapan mereka
harus mulai shalat kembali, bagaimana cara bersuci, dan apa yang boleh serta
tidak boleh dilakukan saat haid. Di sinilah pentingnya penyuluhan seperti ini,”
ujarnya.
Sementara itu, Ibu Saleha
menambahkan tentang aspek fiqih thaharah, termasuk batasan-batasan bersuci dan
bagaimana perempuan Muslimah seharusnya menyikapi masa haid dengan benar. Tak
kalah penting, Ibu Tutik Nurhidayati juga memberikan penjelasan tentang
mitos-mitos yang masih banyak beredar di masyarakat dan meluruskannya dengan
dalil yang shahih.
Para peserta terlihat aktif
berdialog dan mengajukan pertanyaan seputar haid, mulai dari hukum mandi wajib,
waktu suci, hingga persoalan-persoalan praktis yang sering terjadi di lapangan.
Kepala KUA Sindang Beliti Ilir,
Bapak Kendradinam, M.H.I., menyampaikan apresiasi terhadap para penyuluh yang
telah berkontribusi dalam kegiatan ini. Beliau juga berharap kegiatan semacam
ini dapat terus dilaksanakan secara berkala di desa-desa lain di wilayah
Sindang Beliti Ilir.
Dengan adanya penyuluhan ini, masyarakat Desa Periang diharapkan semakin memahami pentingnya thaharah sebagai bagian dari ibadah dan kebersihan diri dalam Islam. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara peserta dan tim penyuluh.
(Aminah Susila Yanti, S.Pd/Edwinsya)Hastag : #Kanwil#kemenag#kemenagRL#KUA#KUASBI#SBI#Penyuluhan #PelayananPrima
From : KUA S. Beliti Ulir



