Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pencegahan Penyakit (P2P), yang meliputi pencegahan penyakit TBC, ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa), Rabies, Kaki Gajah, serta penanganan gizi buruk. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, Kepala UPT Puskesmas Simpang Nangka, Camat, jajaran Kepolisian, Babinsa, Petugas KB, Lurah, Kepala Desa, serta kader kesehatan setempat.
Kepala KUA Selupu Rejang, Ibnu Hajar, S.Ag., M.H.I., menegaskan bahwa KUA memiliki peran penting dalam ikut menyosialisasikan program kesehatan tersebut. “Kegiatan ini perlu kita dukung dengan menyampaikan pesan-pesan kesehatan kepada masyarakat, baik melalui majelis taklim, risma, maupun kepada calon pengantin (catin) yang mengikuti bimbingan perkawinan di KUA Selupu Rejang. Dengan demikian, mereka mendapatkan wawasan tidak hanya tentang keluarga sakinah, tapi juga kesehatan keluarga,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Zetti Sarlina, S.Sos.I., Penyuluh Agama Islam KUA Selupu Rejang, hadir mewakili KUA. Ia menegaskan komitmennya untuk mendakwahkan pesan kesehatan ini kepada masyarakat melalui kelompok binaan, sehingga pesan pencegahan penyakit dapat menjangkau lebih luas.
Dengan adanya sinergi lintas sektor ini, diharapkan masyarakat Selupu Rejang semakin peduli dan mampu melakukan upaya pencegahan terhadap penyakit menular maupun masalah kesehatan lainnya, demi mewujudkan keluarga dan masyarakat yang sehat serta sejahtera.