DAERAH
PENDIDIKAN
04 Oktober 2025
87
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Kepala MIN 1 Rejang Lebong Apresiasi Pelaksanaan Muhadhorah 2 Bahasa
Rejang Lebong (Humas) – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan Muhadhorah dua bahasa yang digelar pada Jumat (03/10/2025) di halaman madrasah. Kegiatan ini menjadi inovasi baru bagi madrasah karena menghadirkan pembawa acara dalam dua bahasa, yakni bahasa Indonesia dan bahasa Arab.
Kegiatan Muhadhorah kali ini menampilkan berbagai penampilan siswa, di antaranya pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta artinya, hafalan hadis dan surah pendek, ceramah dai cilik, serta penampilan seni hadroh yang menggugah semangat religius para peserta didik. Tidak hanya itu, acara juga diisi dengan tausiyah atau ceramah agama yang dibawakan oleh salah satu guru, memberikan sentuhan edukatif dan spiritual yang menyejukkan hati.
Dalam sambutannya, Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan rasa bangganya atas kreativitas guru dan siswa dalam mengembangkan kegiatan Muhadhorah menjadi wadah pembentukan karakter dan peningkatan kemampuan bahasa. “Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan Muhadhorah dua bahasa ini. Kegiatan seperti ini tidak hanya menumbuhkan kepercayaan diri siswa, tetapi juga melatih mereka dalam berbahasa Arab yang merupakan bahasa Al-Qur’an,” ujar Mufidatul.
Lebih lanjut, beliau berharap agar ke depan pelaksanaan Muhadhorah di MIN 1 Rejang Lebong dapat dikembangkan dalam lebih banyak bahasa, tidak hanya Arab dan Indonesia, tetapi juga bahasa asing lainnya seperti bahasa Inggris, serta bahasa daerah seperti Rejang, Lembak, Minang, dan Jawa. “Dengan pengembangan ini, siswa akan memiliki kecakapan bahasa yang lebih luas sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap bahasa daerahnya,” tambahnya.
Koordinator bidang Kesiswaan, Kurniati, S.Pd, juga menyampaikan bahwa Muhadhorah dua bahasa merupakan langkah awal untuk meningkatkan kompetensi komunikatif siswa. “Kami ingin anak-anak terbiasa berbicara di depan umum dalam berbagai bahasa. Ini sejalan dengan visi madrasah untuk melahirkan generasi Qurani yang cerdas, terampil, dan berkarakter,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu siswa peserta Muhadhorah, Fabian Labib Tama, mengaku senang bisa tampil dalam kegiatan kali ini. “Awalnya agak gugup, tapi setelah latihan dan dukungan dari guru, saya jadi berani tampil membawa acara dalam dua bahasa. Seru sekali bisa belajar bahasa Arab dan tampil di depan teman-teman,” ungkapnya penuh semangat.
Kegiatan Muhadhorah dua bahasa ini menjadi bukti nyata komitmen MIN 1 Rejang Lebong dalam mengintegrasikan pendidikan agama, karakter, dan bahasa dalam kegiatan belajar. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya terampil dalam ilmu pengetahuan dan agama, tetapi juga mampu berkomunikasi dengan baik dalam berbagai bahasa serta mencintai budaya dan kearifan lokal mereka.
(Randi Sefto Fanedi, S.Pd/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



