Ritsa Sindika Laksanakan Pembinaan Majelis Taklim Uaswatun Hasanah dengan Materi Tentang Qurban
REJANG LEBONG (HUMAS) --- Dalam
rangka meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam, Penyuluh Agama
Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bermani Ulu Raya, Ritsa Sindika,
kembali melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Kali ini kegiatan dilaksanakan bersama Majelis Taklim Uaswatun Hasanah yang
berlokasi di Tapak 50, Desa Pal VII.(30/9)
Kegiatan yang dihadiri oleh 10
orang anggota majelis taklim tersebut mengangkat tema “Makna dan Hikmah Qurban
dalam Kehidupan Sehari-hari.” Melalui pembinaan ini, penyuluh berupaya
menanamkan nilai-nilai ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial yang terkandung
dalam ibadah qurban, terutama menjelang momentum Idul Adha yang selalu menjadi
ajang memperkuat solidaritas antarumat Islam.
Dalam penyampaiannya, Ritsa
Sindika menegaskan bahwa qurban bukan hanya sebatas ritual penyembelihan hewan,
tetapi juga memiliki makna spiritual yang dalam, yaitu tentang pengorbanan dan
ketaatan terhadap perintah Allah SWT.
“Ibadah qurban merupakan cermin
keikhlasan dan ketundukan seorang hamba kepada Allah SWT. Melalui ibadah ini,
kita diajarkan untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan kesabaran Nabi
Ismail AS dalam menerima perintah Allah tanpa keraguan,” ujar Ritsa Sindika
dalam pembinaannya.
Lebih lanjut, beliau
menjelaskan bahwa semangat qurban juga mengandung pesan sosial yang kuat.
Setiap muslim diharapkan memiliki kepedulian terhadap sesama, terutama kepada
fakir miskin dan mereka yang membutuhkan. Dengan berqurban, seseorang tidak
hanya menunaikan perintah agama, tetapi juga menumbuhkan rasa empati,
kebersamaan, dan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.
Para anggota majelis taklim
menyambut baik kegiatan ini. Dalam suasana yang penuh keakraban, mereka
berdiskusi mengenai berbagai hal seputar pelaksanaan qurban, mulai dari syarat
hewan qurban, waktu penyembelihan, hingga tata cara pembagian daging agar tepat
sasaran.
Kegiatan berlangsung dengan
tertib dan interaktif, menunjukkan antusiasme jamaah terhadap tema yang
disampaikan. Selain memberikan materi, Ritsa Sindika juga mengingatkan
pentingnya menjaga semangat beribadah sepanjang waktu, tidak hanya saat momen
qurban tiba. Beliau menekankan bahwa semangat berbagi dan berkorban harus
menjadi karakter dalam kehidupan sehari-hari umat Islam.
“Nilai-nilai qurban seharusnya
kita bawa dalam setiap aspek kehidupan. Dengan semangat berbagi dan berkorban,
kita bisa menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan saling menolong,”
tutupnya.
Kegiatan pembinaan diakhiri
dengan doa bersama, dipimpin oleh salah satu tokoh majelis taklim, serta
harapan agar kegiatan seperti ini terus berlanjut secara rutin. Para jamaah
mengucapkan terima kasih kepada penyuluh agama yang selalu hadir memberikan pencerahan
dan semangat baru dalam menimba ilmu agama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Pal VII semakin memahami makna mendalam dari ibadah qurban, sekaligus mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sosial, sebagai wujud nyata keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT.(lailiyarahman)
(LAILIYA RAHMAN/Edwinsya)Hastag : KUA Bermani Ulu Raya
From : KUA Bermni Ulu Raya



