Penyuluh Agama dan Mahasiswa Magang Bersinergi dalam Pembinaan Catin di KUA Kecamatan Kota Padang
REJANG LEBONG (HUMAS) --- Kantor
Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kota Padang menunjukkan sinergi yang apik antara
mahasiswa magang dan penyuluh agama dalam memberikan pembinaan kepada calon
pengantin (catin).(6/10) Kolaborasi ini bertujuan untuk mempersiapkan catin
secara matang sebelum memasuki gerbang pernikahan, baik dari segi spiritual,
psikologis, maupun hukum.
Dalam kegiatan pembinaan yang
berlangsung di KUA Kecamatan Kota Padang, terlihat mahasiswa magang dari IAIN
Curup aktif mendampingi penyuluh agama dalam memberikan materi dan konsultasi
kepada para catin. Mereka membantu menjelaskan berbagai aspek penting dalam
kehidupan berumah tangga, seperti hak dan kewajiban suami istri, komunikasi
yang efektif, pengelolaan keuangan keluarga, serta pemahaman tentang kesehatan
reproduksi.
Kepala KUA Kecamatan Kota
Padang, Bapak Efrianto,S.Sos.i., MH, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa
magang sangat membantu dalam meningkatkan efektivitas pembinaan catin.
"Dengan adanya mahasiswa magang, kami dapat memberikan perhatian yang lebih
personal kepada setiap pasangan. Mereka juga membawa semangat dan ide-ide segar
yang relevan dengan generasi muda saat ini," ujarnya.
Salah satu penyuluh agama yang
terlibat dalam kegiatan ini, Ibu Nanik, S.Pd, menambahkan bahwa kolaborasi
dengan mahasiswa magang memberikan warna baru dalam pembinaan catin.
"Mahasiswa magang memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan pemahaman yang
mendalam tentang isu-isu terkini. Mereka dapat menjadi jembatan antara kami
sebagai penyuluh agama dengan para catin yang mungkin memiliki pertanyaan atau
kekhawatiran yang sulit diungkapkan," jelasnya.
Chandra, salah seorang
mahasiswa magang yang terlibat, mengungkapkan pengalamannya. "Kami sangat
senang dapat berkontribusi dalam mempersiapkan para catin. Ini adalah
kesempatan bagi kami untuk mengaplikasikan ilmu yang kami dapat di bangku
kuliah, sekaligus belajar langsung dari para ahli dan praktisi di bidang
perkawinan," katanya.
Para catin yang mengikuti
pembinaan juga memberikan respons positif terhadap kolaborasi ini. Risa Permadi
dan Misi Ariska, salah satu pasangan catin, mengatakan bahwa mereka merasa
lebih siap dan percaya diri setelah mengikuti pembinaan. "Kami mendapatkan
banyak ilmu dan wawasan baru yang sangat bermanfaat untuk membangun keluarga
yang sakinah, mawaddah, warahmah," ujar Misi.
Sinergi antara mahasiswa magang dan penyuluh agama dalam pembinaan catin di KUA Kecamatan Kota Padang ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi KUA-KUA lain di seluruh Indonesia. Dengan mempersiapkan catin secara komprehensif, diharapkan angka perceraian dapat ditekan dan kualitas kehidupan keluarga di Indonesia dapat ditingkatkan.
(nanik/Edwinsya)Hastag : #kuakotapadang
From : KUA Kota Padang



