IGRA Rejang Lebong Gelar Milad IGRA ke 23 dengan Semarak Gernasratik Mamamia
Rejang Lebong (Humas) – Dalam rangka memperingati Milad ke-23, Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Rejang Lebong menggelar kegiatan bertajuk Gerakan Nasional RA Membatik (Gernasratik) Mamamia. Acara yang berlangsung meriah di Rumah Dinas Bupati Rejang Lebong ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Batik Nasional dan mengusung tema “Wujudkan Generasi Cinta Budaya Indonesia”. (06/10)
Kegiatan Gernasratik Mamamia ini menjadi momentum istimewa bagi keluarga besar IGRA Rejang Lebong untuk menanamkan nilai-nilai cinta budaya kepada anak-anak usia dini, khususnya melalui kegiatan membatik sebagai warisan luhur bangsa.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Rejang Lebong, H. Muhammad Fikri Tobari, SE, M.AP, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif IGRA dalam melestarikan budaya batik melalui kegiatan edukatif dan kreatif bagi anak-anak. “Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya memperkenalkan batik kepada generasi muda, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Indonesia,” ujar Bupati Fikri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dan tokoh penting daerah, antara lain:
-
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, H. Lukman, S.Ag., M.H
-
Bunda PAUD Rejang Lebong, Ibu Intan Larasita Fikri
-
Ketua Pokjawas Kemenag, Hj. Efzuarni, M.Pd
-
Kasi Penmad Kemenag RL, Adri Hadi, S.Ag., M.H
-
Pengawas RA Rejang Lebong, Nurlelawati, S.Ag., M.Pd dan Endang Suriaji, M.Pd
-
Kasi PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Marlina, S.Sos
Kegiatan ini diikuti oleh 420 santri dan 420 wali santri dari berbagai Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Rejang Lebong. Mereka antusias mengikuti kegiatan membatik bersama dengan penuh semangat dan keceriaan. Anak-anak terlihat bersemangat memadukan warna dan motif pada kain batik, sementara para orang tua dan guru mendampingi dengan penuh kebanggaan.
Ketua IGRA Rejang Lebong, Purgianti, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, khususnya kepada Bupati Rejang Lebong atas dukungan tempat dan fasilitas yang memadai. “Kegiatan ini bukan hanya perayaan ulang tahun IGRA, tetapi juga langkah awal dalam mengenalkan batik sebagai bagian dari identitas bangsa kepada anak-anak usia dini,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, IGRA Rejang Lebong berharap semangat mencintai budaya dan produk lokal dapat terus tumbuh di hati generasi penerus bangsa sejak dini. Gernasratik Mamamia menjadi bukti nyata bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kecintaan terhadap budaya Indonesia.
Hastag : #IGRA RL #Kemenag RL #Madrasah mandiri Berakhlakul karimah
From : RA Perwanida

.jpg)
.jpg)
.jpg)