Empat Siswa MAN Rejang Lebong Lolos ke Babak Final KOMPAC 2025, Bukti Nyata Madrasah Menuju Mutu dan Daya Saing Global
Rejang Lebong (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rejang Lebong kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Empat siswa berhasil lolos ke babak final Kompetisi Pelajar Alef Education (KOMPAC) 2025, setelah melalui tahap penyisihan yang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai madrasah di seluruh Indonesia. Kompetisi ini berlangsung pada 8–9 Oktober 2025 dan diselenggarakan oleh Alef Education bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia. (15/10)
Keempat siswa MAN Rejang Lebong yang sukses melangkah ke babak final tersebut yaitu:
-
Hafifah (kelas XI A) dengan peringkat 31 nasional,
-
Nadila Revalina (kelas XII A) dengan peringkat 91,
-
Muhammad Alief Pasha (kelas XI A) dengan peringkat 104, dan
-
Alfiyyah Adzra Humairah (kelas XI B) dengan peringkat 123.
Keberhasilan mereka menembus deretan finalis terbaik nasional menjadi bukti nyata kualitas pembelajaran di MAN Rejang Lebong yang terus berkembang menuju madrasah bermutu dan mendunia.
KOMPAC 2025 merupakan ajang kompetisi akademik berskala nasional yang bertujuan untuk mengukur dan mengembangkan kemampuan siswa madrasah dalam bidang literasi, numerasi, serta kecakapan berpikir kritis berbasis teknologi digital. Kompetisi ini menjadi salah satu indikator kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21, di mana kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan adaptif menjadi nilai penting yang diukur.
Kepala MAN Rejang Lebong, Yusrijal, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. Ia menilai bahwa prestasi keempat siswa tersebut merupakan hasil dari proses pembelajaran yang konsisten, dukungan para guru, serta semangat belajar siswa yang tinggi. “Alhamdulillah, ini adalah bukti nyata bahwa siswa MAN Rejang Lebong memiliki potensi besar dan mampu bersaing secara nasional. Kami terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang bermutu, tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga pada penguasaan literasi dan teknologi digital yang relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yusrijal menambahkan bahwa madrasah akan terus memperkuat sinergi antara guru dan siswa dalam mengembangkan pembelajaran yang kreatif dan adaptif. “Madrasah bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan karakter. Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus melangkah menuju madrasah bermutu dan berdaya saing global,” tambahnya.
Sementara itu, Hilda, guru Bahasa Inggris MAN Rejang Lebong yang turut membimbing para peserta, menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah berpartisipasi dalam kompetisi ini. Ia menilai keempat siswa tersebut menunjukkan semangat belajar yang luar biasa dan mampu memanfaatkan teknologi pembelajaran digital secara efektif. “KOMPAC menuntut kemampuan berpikir kritis dan pemahaman lintas bidang. Anak-anak kita mampu membuktikan bahwa mereka bisa bersaing dengan peserta dari madrasah lain di seluruh Indonesia. Kami sangat bangga dan akan terus mendampingi mereka hingga babak final,” tutur Hilda.
Selain itu, Hilda juga menekankan pentingnya kompetisi semacam ini dalam membentuk karakter dan daya saing siswa madrasah. “Melalui kompetisi seperti KOMPAC, siswa belajar bukan hanya untuk menang, tetapi juga untuk mengenali potensi diri, berani mencoba hal baru, dan terus berkembang. Ini sejalan dengan visi MAN Rejang Lebong untuk melahirkan generasi madrasah yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi dunia global,” jelasnya.
Keempat siswa finalis MAN Rejang Lebong juga menyampaikan rasa syukur dan semangat mereka untuk terus berjuang di babak selanjutnya. “Kami tidak menyangka bisa sampai sejauh ini. Persaingan sangat ketat, tapi kami berusaha semaksimal mungkin. Dukungan dari guru dan teman-teman membuat kami semakin yakin untuk tampil lebih baik di babak final,” ujar Hafifah mewakili rekan-rekannya.
Pihak madrasah juga mengajak seluruh warga MAN Rejang Lebong untuk memberikan dukungan dan doa bagi keempat siswa tersebut agar mampu meraih hasil terbaik di babak final nanti. Untuk daftar lengkap peserta yang lolos ke babak final KOMPAC 2025, masyarakat dapat mengakses tautan resmi https://bit.ly/hasilpenyisihankompac2025.
Dengan capaian ini, MAN Rejang Lebong semakin menegaskan komitmennya dalam mewujudkan madrasah berkualitas dan berdaya saing tinggi. Prestasi demi prestasi yang diraih menjadi bukti konkret bahwa dari “Madrasah, kita menuju madrasah bermutu dan mendunia.”
(Wajdi/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : manrl
From : MAN Rejang Lebong

.jpg)
.jpg)
